ivaa-online.org

Linda Mayasari

Linda Mayasari lahir 1985. Ia adalah seorang pekerja seni dan seniman multi-disiplin yang aktif bekerja secara kolaboratif bersama seniman dengan beragam latar belakang. Sejak 2017 menjabat sebagi direktur Cemeti-Insitute of Art and Society, tempat ia bekerja sejak 2010, ia juga merupakan anggota tim kurator IDF (Indonesia Dance Festival). Pengalaman bekerja di beberapa lintasan disiplin seni mendorongnya untuk melakukan penelitian tentang persinggungan antara praktik seni, politik, dan postkolonialisme dalam konteks budaya dan sejarah Indonesia. Menjadi mahasiswa Magister Studi Agama & Budaya di Universitas Sanata Dharma dan hingga saat ini, ia aktif di beberapa lingkar belajar seni dan sesekali secara swadaya bekerja sama dengan seniman dari berbagai bidang (terutama seni tari dan seni rupa) untuk melakukan eksperimentasi praktik kerja seni berbasis penelitian.

Pada 2013 menjadi salah satu penulis dalam buku Membongkar Friksi, Ideologi dan Kontestasi: Workshop Penulisan Sejarah Kritis Seni Rupa Jogja 1990-2010, sebuah proyek penerbitan buku yang didukung oleh program Hibah Karya bersama Jaringan Arsip Budaya Nusantara. Teropong Arsip: Mabuk Amerika Dan Identitas Nasional - Arsip Tari Bagong Kussudiardjo & Wisnu Wardhana tahun 1950an-1960an adalah proyek penelitian yang ia garap bersama dengan Muhammad AB dan Suluh Senja Romana, yang dipresentasikan dalam bentuk pameran arsip sebagai bagian dari “Jejak- Tabi Exchange: Wandering Asian Contemporary Performance”yang digelar di Yogyakarta tahun 2018. Dalam penelitian tersebut Linda bersama rekan penelitianya mencoba menghubungkan sejarah pribadi para koreografer dengan lanskap politik Indonesia yang lebih besar, khususnya upaya pembangunan bangsa awal melalui misi budaya internasional, yang dirancang oleh presiden pertama Indonesia Sukarno (1945-1967).

Sebelumnya, Linda bekerja sebagai manajer program di Yayasan Bagong Kussudiardjo (2008-2010), sebuah ruang seni pertunjukan di Yogyakarta, ia juga merupakan anggota Teater Gandrik (2009 - 2015). Menjadi pembicara dan kerap diundang menghadiri berbagai forum internasional tentang seni visual dan pertunjukan termasuk Asia Arts Space Network, Korea pada 2015, Setouchi Asian Forum, Jepang pada 2016, Monsoon Platform, Belgia pada 2017.